• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Game IPA Kelas 4 Hangman dan Word Scramble tentang GAYA


Selamat datang kembali di blog Cak Hairuddin. Untuk mengurangi kejenuhan peserta didik kita, kali ini kami share 2 game IPA KD 3.3 tentang gaya yaitu Orang digantung (Hangman Puzzle) dan Acak Huruf (Word Scramble Puzzle). Silakan simak baik-baik petunjuk game berikut ini 

ORANG DIGANTUNG  (HANGMAN PUZZLE)
Cara memainkannya :
  1. Pilihlah huruf-huruf agar menjadi sebuah kata yang berhubungan dengan tema GAYA sesuai dengan banyak garis datar di atasnya.
  2. Jika salah dalam memilih huruf selama 5 kali maka orang dalam animasi akan digantung
  3. Isilah semua tebak kata sesuai dengan benar.
  4. Jika Anda mengisi semua kotak-kotak tersebut dengan benar maka akan mendapat ucapan selamat dan terdapat score/pointnya
  5. Setelah itu ketikkan nama Anda, kemudian klik SUBMIT. 
  6. Selamat....Anda mendapatkan sertifikat
  7. Screenshoot sertifikat tersebut kemudian kirim ke gurunya masing-masing.




ACAK HURUF (WORD SCRAMBLE PUZZLE)
Cara memainkannya :
  1. Tekan tombol HINT agar mengetahui kata yang diacak hurufnya. Dengan menekan tombol HINT maka akan muncul pertanyaan yang berkaitan dengan kata yang diacak hurufnya
  2. Tekan dan geser huruf untuk ditempatkan sesuai dengan tempatnya
  3. Jika jawaban benar maka akan ada notifikasi “Correct Answer”. Kemudian klik NEXT WORD untuk menuju ke pertanyaan berikutnya
  4. Susunlah semua huruf-huruf sesuai dengan pertanyaannya dengan benar
  5. Jika Anda berhasil menyusunnya dengan benar maka akan mendapat ucapan selamat dan terdapat score/pointnya
  6. Setelah itu ketikkan nama Anda, kemudian klik SUBMIT. 
  7. Selamat....Anda mendapatkan sertifikat
  8. Screenshoot sertifikat tersebut kemudian kirim ke gurunya masing-masing.

Demikian Game IPA KD 3.3 tentang Gaya. Semoga bermanfaat dan sukses selalu
Share:

Game IPA Kelas 4 TTS dan Cari Kata tentang GAYA


Selamat datang kembali di blog Cak Hairuddin. Untuk mengurangi kejenuhan peserta didik kita, kali ini kami share 2 game IPA KD 3.3 tentang gaya yaitu Teka Teki Silang (TTS) dan Cari Kata (Word Search Puzzle). Silakan simak baik-baik petunjuk game berikut ini 

TEKA TEKI SILANG  (CROSSWORD)
Cara memainkannya :
  1. Klik salah satu kotak dalam halaman TTS, maka akan muncul pertanyaan di atasnya
  2. Kemudian jawab pertanyaan dengan mengetik huruf-huruf jawaban sesuai jumlah kotak yang disediakan.
  3. Jika jawaban benar maka kotak yang berisi huruf tadi akan berwarna hijau. Jika salah maka kotak yang berisi huruf tadi akan berwarna oranye.
  4. Isilah semua kotak-kotak dalam halaman TTS dengan kata-kata yang tepat sampai dengan selesai
  5. Jika Anda mengisi semua kotak-kotak tersebut dengan benar maka akan mendapat ucapan selamat dan terdapat score/pointnya
  6. Setelah itu ketikkan nama Anda, kemudian klik SUBMIT. 
  7. Selamat....Anda mendapatkan sertifikat
  8. Screenshoot sertifikat tersebut kemudian kirim ke gurunya masing-masing.

TEKA TEKI SILANG


Untuk tampilan layar penuh silakan klik disini

Setelah selesai mengerjakan teka teki silang di atas silakan kerjakan game kedua berikut ini :



CARI KATA (WORD SEARCH PUZZLE)
Cara memainkannya :
  1. Lihat kata-kata yang ada di bawah kotak huruf-huruf yang sudah diacak.
  2. Jika melihat kata yang sesuai sentuh dan tarik sesuai banyak huruf dalam kata tersebut
  3. Kata-kata tersebut bisa arah dari kiri ke kanan, dari kanan kiri, dari atas ke bawah, dari bawah ke atas, atau diagonal
  4. Jika Anda benar maka kata akan terarsir warna hijau dan kata yang di bawah akan tercoret, jika salah akan keluar notifikasi “No match found. Try again”.
  5. Carilah semua kata yang ada di bagian bawah sampai tercoret semua.
  6. Jika Anda mengisi semua kotak-kotak tersebut dengan benar maka akan mendapat ucapan selamat dan terdapat score/pointnya
  7. Setelah itu ketikkan nama Anda, kemudian klik SUBMIT. 
  8. Selamat....Anda mendapatkan sertifikat
  9. Screenshoot sertifikat tersebut kemudian kirim ke gurunya masing-masing.

CARI KATA
Untuk tampilan layar penuh silakan klik disini.
Demikian Game IPA KD 3.3 tentang Gaya. Semoga bermanfaat dan tetap semangat serta sukses selalu

Share:

Materi Kelas 4 Tema 8 Subtema 3 Bahasa Indonesia KD 3.9

Menentukan Tokoh pada Cerita Fiksi
Kita sudah mengenal berbagai tokoh dalam cerita fiksi. Kita ingat bahwa tokoh adalah orang yang menggambarkan peristiwa dalam cerita. Tokoh membuat cerita menjadi lebih hidup dan menarik. Cerita tersebut seolah-olah terjadi dalam dunia nyata dengan adanya tokoh.

Berdasarkan kehadirannya dalam sebuah cerita, tokoh dapat kita bedakan menjadi tokoh utama dan tokoh tambahan. Tokoh utama adalah tokoh yang memiliki peranan penting dalam suatu cerita. Sementara itu, tokoh tambahan adalah tokoh yang memiliki peranan tidak terlalu penting dalam cerita. 

Berdasarkan perannya, tokoh dibagi menjadi tokoh protagonis dan antagonis. Tokoh protagonis adalah tokoh yang memiliki watak baik sehingga disenangi dan dikagumi pembaca. Sebaliknya, tokoh antagonis adalah tokoh yang menyebabkan timbulnya konflik yang dialami oleh tokoh protagonis. Agar lebih memahaminya, mari kita simak peta pikiran berikut :



Menentukan Jenis Tokoh dalam Cerita Fiksi
Saat hari libur, Wati pergi ke pasar bersama keluarganya. Di pasar, Wati melihat banyak orang berjualan. Salah satunya adalah orang berjualan telur angsa. Dengan hasil penjualan telur tersebut,  dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Berikut ini terdapat cerita fiksi tentang angsa dan telur mas. Mari Kita simak Cerita tersebut dengan seksama.

Angsa dan Telur Emas 


Alkisah, ada seorang petani sederhana memiliki seekor angsa. Angsa yang dimiliki petani bukan sekadar angsa biasa, melainkan angsa yang cantik dan istimewa. Keistimewaannya adalah angsa milik petani menghasilkan telur emas. Petani senang memiliki angsa istimewa   itu. Setiap pagi petani bisa mengambil telur emas di kandang. Petani membawa telur emas dari angsa miliknya ke pasar. Petani menjual telur emas dengan harga tinggi. Dalam waktu singkat petani berubah menjadi kaya.

Kekayaan ternyata tidak membuat petani lebih bersyukur dan tetap rendah hati. Sebaliknya, kekayaan membuat petani serakah. Petani menginginkan angsa bisa menghasilkan telur emas lebih banyak lagi dalam waktu singkat. Petani tidak sabar dan ingin cepat menjadi orang kaya raya. Ketidaksabaran petani terhadap angsa miliknya muncul karena angsa hanya memberikan sebuah telur setiap hari. Petani merasa dia tidak akan cepat menjadi kaya dengan cara begitu.

Setiap hari sepulang dari pasar, petani menghitung uangnya. Suatu hari, setelah menghitung uangnya, sebuah gagasan muncul di kepala petani. Petani berpikir bahwa ia akan mendapatkan semua telur emas dalam diri angsa sekaligus dengan cara memotong angsa. Gagasan petani pun dilaksanakan. Betapa kaget dan sedihnya petani ketika tidak menemukan satu telur pun dalam perut angsa. Angsa istimewanya terlanjur mati dipotong. Hanya penyesalan yang bisa petani rasakan saat ini. Keinginan petani menjadi kaya raya semakin jauh dari angan-angannya.

Sumber: http://www.ceritakecil.com/cerita-dan-dongeng/Angsa-dan-Telur-Emas-54

Dari cerita di atas kita dapat mengambil hikmah atau pembelajaran. Kita sebagai manusia harus mensyukuri yang sudah dimiliki. Jangan serakah hanya karena ingin cepat kaya. Sesungguhnya Tuhan sudah mengatur rezeki manusia. "Barang siapa yang telah memiliki sesuatu dengan berlimpah, tetapi serakah dan menginginkan yang lebih lagi, akan kehilangan semua yang dimilikinya".

Ayo Berlatih !
Berdasarkan bacaan cerita "Angsa dan Telur Mas" di atas, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut !

1. Apa inti dari teks cerita tersebut ?
2. Siapakah tokoh utama dalam cerita tersebut ?
3. Bagaimanakah sikap yang dimiliki tokoh utama ?
4. Bagaimanakah seharusnya sikap tokoh utama atas nikmat yang sudah ia peroleh ?
5. Apa yang akan kamu lakukan jika menjadi tokoh utama adalam cerita tersebut ?

Pola dasarnya, cerita fiksi adalah cerita rekaan. Isi cerita tiksi dibuat berdasarkan hasil olahan imajinasi atau daya pikir pengarangnya secara artistik dan intens. Cerita fiksi diwarnai oleh kultur, pengalaman batin, filosofi, religiositas, dan latar belakang pengarang lainnya. Selain itu, cerita fiksi diolah berdasarkan pandangan, tafsiran, kecerdikan, wawasan, dan penilaian pengarang terhadap berbagai peristiwa, baik peristiwa nyata maupun peristiwa hasil rekaan semata

Cerita 2

Nelayan dan Ikan Mas
Dalam sebuah kisah diceritakan ada sepasang suami istri yang sudah tua dan hidup sederhana, sebut saja kakek dan nenek. Mereka tinggal di gubuk reot di tepi pantai. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya, kakek bekerja sebagai nelayan. Nenek di rumah mengerjakan pekerjaan rumah.

Seperti hari-hari biasa, pagi itu kakek pergi ke laut mencari ikan. Kakek mencari ikan menggunakan jala. Hampir seharian kakek menjala, tetapi kakek belum juga mendapat ikan. Hingga akhirnya, jala kakek bergerak kencang. Kakek segera mengangkat jalanya. Ternyata kakek mendapat seekor ikan mas kecil.

Alangkah terkejutnya kakek saat memegang ikan mas terdengar suara layaknya manusia. Suara itu berasal dari mulut ikan mas. Ternyata ikan mas hasil tangkapan kakek bisa berbicara. Ikan mas minta tolong kepada kakek untuk dilepas kembali ke laut. Sebagai imbalannya, ikan mas akan memenuhi segala permintaan kakek. Akibat rasa kaget, tanpa berpikir panjang kakek langsung melepas ikan mas kembali ke laut tanpa mengajukan permintaan apa pun.

Kakek pulang dengan tangan hampa karena seharian kakek tidak mendapatkan ikan. Tak pelak nenek yang sudah menunggu lama di rumah marah. Nenek bingung karena tidak ada yang bisa dimakan hari itu. Untuk menenangkan hati istrinya, kakek menceritakan pertemuannya dengan ikan mas ajaib yang bisa berbicara layaknya manusia dan berjanji mau memenuhi segala permintaannya. Mendengar cerita kakek, nenek tambah marah karena kakek tidak meminta apa pun dari ikan mas. Padahal hidup mereka serba kekurangan, bak cucian lapuk, dan tinggal di gubuk reot.

Nenek menyuruh kakek kembali ke laut dan mengajukan permintaan kepada ikan mas. Nenek menginginkan bak cucian yang baru. Akhirnya, kakek kembali ke laut dan meminta bak cucian baru kepada ikan mas. Sungguh ajaib, dalam waktu sekejap sudah ada bak cucian baru di depan rumah. Keajaiban itu, ternyata tidak membuat nenek bersyukur. Sebaliknya, nenek semakin serakah. Nenek menyuruh kakek kembali ke laut untuk mengubah gubuk reotnya menjadi rumah baru tanpa ada kayu lapuknya. Kakek pun menuruti keinginan nenek. Kembalilah kakek ke laut menemui ikan mas dan menyampaikan keinginan istrinya. Lagi lagi terjadi keajaiban, sepulang dari laut rumah kakek sudah berubah menjadi rumah baru tanpa ada kayu lapuknya.

Sang nenek masih saja tidak puas dengan rumah barunya. Banyak permintaan yang nenek ajukan. Mulai dari istana, menjadi penguasa provinsi atau gubernur, dan menjadi ratu. Semua sudah kakek sampaikan kepada ikan mas dan terkabulkan. Dasar manusia serakah, ia ingin meminta lebih. Akhirnya, nenek menyuruh kakek minta kepada ikan mas agar nenek menjadi dewi laut dan ikan mas menjadi pelayannya. Mendengar permintaan tersebut, ikan mas tidak menjawab apa pun dan
langsung kembali berenang ke laut.

Ketika kakek pulang ke rumahnya, ia tidak melihat lagi istana dan pelayan-pelayan istrinya. Kakek hanya melihat gubuk reot dengan beberapa kayu lapuknya. Sementara nenek tampak duduk melamun memandangi bak cucian yang lapuk seperti sedia kala. Penyesalan atas keserakahan nenek pun tiada guna.

Sumber: http://dongengceritarakyat.com/dongeng-legenda-hewan-ikan-mas-pengabulpermintaan/

Berdasarkan cerita di atas, jawablah pertanyaan berikut !
  1. Mengapa cerita ‘Nelayan dan Ikan Mas’ disebut sebagai cerita fiksi?
  2. Siapa sajakah tokoh-tokoh yang ada dalam cerita ‘Nelayan dan Ikan Mas’?
  3. Bagaimanakah sifat dari tokoh-tokoh dalam cerita ‘Nelayan dan Ikan Mas’?
  4. Hikmah apa yang bisa kamu petik dari cerita ‘Nelayan dan Ikan Mas’?
  5. Sikap apakah yang harus kita hindari agar kita bisa bersyukur atas nikmat Tuhan Yang Maha Esa?


Berdasarkan cerita ‘Nelayan dan Ikan Mas’, kamu dapat memahami adanya tokoh dan peran tokoh. Dalam cerita fiksi, tokoh memegang peranan penting. Tokoh akan membuat suatu cerita lebih hidup dan menarik seolah-olah terjadi di alam nyata.

Tokoh adalah orang yang menggambarkan suatu peristiwa dalam sebuah cerita yang diperankan. Para tokoh dalam cerita memiliki peranan masingmasing yang berbeda satu tokoh dengan tokoh lainnya. Mari kita mengingat kembali mengenai tokoh dalam cerita fiksi.

Pada dasarnya, tokoh dibedakan menjadi dua yaitu tokoh utama dan tokoh tambahan (pembantu). Pada pembelajaran-pembelajaran sebelumnya kamu sudah mengenal berbagai tokoh dalam cerita. Mari, kita mengingat kembali.

1. Tokoh utama
Tokoh utama adalah tokoh yang memiliki peranan penting dalam suatu cerita. Tokoh utama paling banyak diceritakan, baik sebagai pelaku kejadian maupun yang dikenai kejadian.Bahkan dalam novel-novel tertentu, tokoh utama senantiasa hadir dalam setiap kejadian dan dapat ditemui dalam tiap halaman novel yang bersangkutan.

2. Tokoh Tambahan (pembantu)
Tokoh tambahan (pembantu) adalah tokoh yang memiliki peranan tidak penting dalam cerita. Kehadiran tokoh pembantu sekadar menunjang tokoh utama. Tokoh juga dapat dibedakan berdasarkan peran tokoh dalam sebuah cerita yaitu tokoh protagonis dan antagonis. Mengapa dikatakan tokoh protagonis dan antagonis?

1. Tokoh Protagonis
Tokoh protagonis adalah tokoh yang memiliki watak baik sehingga disenangi dan dikagumi pembaca. Protagonis adalah pelaku yang memiliki watak yang baik sehingga disenangi pembaca.

2. Tokoh Antagonis
Tokoh antagonis adalah tokoh yang tidak disenangi pembaca karena perannya tidak sesuai yang didambakan pembaca. Tokoh antagonis ini menjadi penyebab timbulnya konflik dan ketegangan yang dialami oleh tokoh protagonis. Antagonis adalah pelaku yang tidak disenangi pembaca yang tidak sesuai dengan isi cerita yang didambakan oleh pembaca.

Untuk latihan soal terkait penokohan dalam pembelajaran sesi ini silakan klik tombol hijau di bawah ini:
1. Isikan Nama Siswa (wajib diisi)
2. Isikan Nama Sekolah (wajib diisi)
3. Jika diminta mengisikan email dan sandi (wajib mengisi email dan sandinya)
4. Setelah mengisi Nama Siswa dan Nama sekolah silakan klik tombol Berikutnya.
5. Setelah selesai mengisi seluruh jawaban klik tombol Kirim
6. Kemudian akan muncul skor/nilai  yang Anda peroleh

Selamat Mencoba dan Semoga Sukses !
Share:

Panduan ibadah Ramadhan dan idul fitri saat pandemi Covid-19

Umat Islam akan menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan suasana yang berbeda tahun ini, seiring pandemi Covid-19. 

 Sehubungan dengan hal tersebut, maka Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2020. Surat edaran tersebut berisi tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah di Tengah Pandemi Covid-19. 

 Surat Edaran Kemenag Nomor 6 Tahun 2020 diterbitkan di Jakarta pada tanggal 6 April 2020.

 Surat edaran ditandatangani langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Fachrur Razi. 

 Surat edaran ditujukan kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di seluruh Indonesia. 

 Dikeluarkannya panduan sebagaimana tertuang dalam surat edaran ini terkait dengan akan dilaksanakannya rangkaian ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1414 Hijriyah di tengah-tengah Pandemi Covid-19. 

 Sebagai upaya antisipasi dan pencegahan Covid-19 dalam pelaksanan ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1414 Hijriyah, maka Kemenag memandang perlu untuk menerbitkan panduan yang memenuhi aspek ibadah dan juga aspek kesehatan. 

 Tujuan penerbitan Surat Edaran Kemenag Nomor 6 Tahun 2020 adalah untuk memberikan panduan beribadah sesuai dengan Syariat Islam dan sekaligus untuk mencegah, mengurangi penyebaran, serta melindungi pegawai dan masyarakat muslim di Indonesia dari risiko Covid-19. 

Ruang lingkup surat edaran tersebut adalah berbagai rangkaian ibadah yang terkait dengan Ramadan dan Idul Fitri yang lazim dilakukan oleh kumpulan banyak orang. 

Dasar diterbitkannya panduan ini adalah Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 069-08/2020 tentang Protokol Penanganan Covid-19 pada Area Publik di Lingkungan Kementerian Agama, aturan perundangan, dan Fatwa MUI yang terkait. 

 Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri di Tengah Pandemi Covid-19 

 Berikut ini panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19 berdasarkan Surat Edaran Kemenag Nomor 6 Tahun 2020.

 1. Umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan dengan baik berdasarkan ketentuan fikih ibadah. 

 2. Sahur dan buka puasa dilakukan oleh individu atau keluarga inti. Tidak perlu dilakukn sahur on the road atau ifthar jama’i (buka puasa bersama). 

 3. Salat Tarawih dilakukan secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah. 

 4. Tilawah atau tadarus Al-Qur’an dilakukan di rumah masing-masing berdasarkan perintah Rasulullah SAW untuk menyinari rumah dengan tilawah Al-Qur’an. 

 5. Buka puasa bersama, baik yang dilaksanakan di lembaga pemerintahan, lembaga swasta, masjid maupun musala ditiadakan.

 6. Peringatan Nuzulul Qur’an dalam bentuk tablig dengan menghadirkan penceramah dan massa dalam jumlah besar, baik di lembaga pemerintahan, lembaga swasta, masjid maupun musala ditiadakan. 

 7. Tidak melakukan iktikaf di 10 (sepuluh) malam terakhir bulan Ramadan di masjid/musala. 

 8. Pelaksanaan Salat Idul Fitri yang lazimnya dilaksanakan secara berjamaah, baik di masjid atau di lapangan ditiadakan, untuk itu diharapkan terbitnya Fatwa MUI menjelang waktunya. 

 9. Agar tidak melakukan kegiatan sebagai berikut : 
(a) Salat Tarawih keliling (tarling); 
(b) Takbiran keliling, kegiatan takbiran cukup dilakukan di masjid/musala dengan menggunakan pengeras suara; 
(c) Pesantren Kilat, kecuali melalui media elektronik. 

 10. Silaturahim atau halal bihalal yang lazim dilaksanakan ketika hari raya Idul Fitri, bisa dilakukan melalui media sosial dan video call/conference. 

 11. Pengumpulan Zakat Fitrah dan/atau ZIS (Zakat, Infak, dan Shadaqah). 
 (a) Mengimbau kepada segenap umat muslim agar membayarkan zakat hartanya segera sebelum puasa Ramadan sehingga bisa terdistribusi kepada Mustahik lebih cepat.
 (b) Bagi Organisasi Pengelola Zakat untuk sebisa mungkin meminimalkan pengumpulan zakat melalui kontak fisik, tatap muka secara langsung dan membuka gerai di tempat keramaian. Hal tersebut diganti menjadi sosialisasi pembayaran zakat melalui layanan jemput zakat dan transfer layanan perbankan. 
(c) Organisasi Pengelola Zakat berkomunikasi melalui unit pengumpul zakat (UPZ) dan panitia Pengumpul Zakat Fitrah yang berada di lingkungan masjid, musala, dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat untuk menyediakan sarana untuk cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan alat pembersih sekali pakai (tissue) di lingkungan sekitar. 
 (d) Memastikan satuan pada Organisasi Pengelola Zakat, lingkungan masjid, musala dan tempat lainnya untuk melakukan pembersihan ruangan dan lingkungan penerimaan zakat secara rutin, khususnya handel pintu, saklar lampu, komputer, papan tik (keyboard), alat pencatatan, tempat penyimpanan dan fasilitas lain yang sering terpegang oleh tangan. Gunakan petugas yang terampil menjalankan tugas pembersihan dan gunakan bahan pembersih yang sesuai untuk keperluan tersebut. 
 (e) Mengingatkan para panitia Pengumpul Zakat Fitrah dan/atau ZIS untuk meminimalkan kontak fisik langsung, seperti berjabat tangan ketika melakukan penyerahan zakat. 

 12. Penyaluran Zakat Fitrah dan/atau ZIS (Zakat, Infak, dan Shadaqah) 
 (a) Organisasi Pengelola Zakat, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan panitia Pengumpul Zakat Fitrah dan/atau ZIS yang berada di lingkungan masjid, musala dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat untuk menghindari penyaluran zakat fitrah kepada Mustahik melalui tukar kupon dan mengadakan pengumpulan orang. 
 (b) Organisasi Pengelola Zakat Fitrah dan/atau ZIS yang berada di lingkungan masjid, musala dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat untuk menghindari penyaluran zakat fitrah kepada Mustahik melalui tukar kupon dan mengumpulkan para penerima zakat fitrah. 
 (c) Organisasi Pengelola Zakat, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan panitia Pengumpul Zakat Fitrah dan/atau ZIS yang berada di lingkungan masjid, musala dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat untuk melakukan penyaluran dengan memberikan secara langsung kepada Mustahik. 
 (d) Organisasi Pengelola Zakat, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan panitia Pengumpul Zakat Fitrah atau ZIS yang berada di lingkungan masjid, musala dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat untuk pro aktif dalam melakukan pendataan Mustahik dengan berkoordinasi kepada tokoh Masyarakat maupun Ketua RT dan RW setempat.

 13. Petugas yang melakukan penyaluran zakat fitrah dan/atau ZIS agar dilengkapi dengan alat pelindung kesehatan seperti masker, sarung tangan dan alat pembersih sekali pakai (tissue). 

 14. Dalam menjalankan ibadah Ramadan dan Syawal, seyogyanya masing-masing pihak turut mendorong, menciptakan, dan menjaga kondusifitas kehidupan keberagamaan dengan tetap mengedepankan ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah. 

 15. Senantiasa memperhatikan instruksi Pemerintah Pusat dan Daerah setempat, terkait pencegahan dan penanganan Covid-19. 

 Semua panduan tersebut di atas dapat diabaikan apabila pada saatnya telah diterbitkannya pernyataan resmi Pemerintah Pusat, untuk seluruh wilayah negeri, atau Pemerintah Daerah untuk daerahnya masing-masing, yang menyatakan keadaan telah aman dari Covid-19. Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah di Tengah Pandemi Covid-19 secara lengkap dapat di unduh di sini.
Share:

Contoh soal covid-19



Selamat datang di blog Cak Hairuddin. Berikut ini kami share Soal Covid-19 Untuk Tugas Belajar Dari Rumah Level C1-C6. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menetapkan sebuah kebijakan pendidikan selama masa darurat Covid-19, yaitu belajar dari rumah. 

Kebijakan ini ditempuh untuk mencegah penularan Covid-19 secara lebih luas. Kasus Covid-19 telah menjadi pandemi global yang harus diwaspadai oleh semua pihak. 

Belajar dari rumah dapat diartikan sebagai kegiatan mengubah proses pembelajaran di sekolah menjadi di rumah. 

Peserta didik tetap mengerjakan semua tugas yang diberikan oleh guru, tetapi dilakukan di rumah. Orangtua berperan sebagai fasilitator dan berkewajiban untuk mengawasi kegiatan belajar dari rumah tersebut. 

Belajar dari rumah tidak mengharuskan peserta didik untuk menuntaskan seluruh capaian kurikulum. Pembelajaran yang dilakukan hendaknya dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik. 

Berdasarkan arahan dari Menteri Pendidikan dan kebudayaan, bentuk belajar dari rumah selama masa darurat infeksi virus Corona (Covid-19) dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup. Misalnya, membahas mengenai pandemi Covid-19. 

Di dalam membantu Bapak/Ibu Guru memberikan tugas belajar dari rumah yang berhubungan dengan pandemi Covid-19, berikut ini admin bagikan contoh soal Covid-19 untuk tugas belajar dari rumah level C1-C6. 

Contoh soal Covid-19 berisi soal-soal yang berkaitan dengan perkembangan kasus Covid-19, khususnya di Indonesia. Contoh soal tentang Covid-19 ini dikutip dari Idris Apandi, Penulis Buku Strategi Pembelajaran Aktif Abad 21 dan HOTS. Soal berbentuk essay, terbagi dalam 6 (enam) ranah berpikir, mulai dari C1 (mengetahui) sampai dengan C6 (mencipta). 

A. Lower Order Thinking Skills (LOTS)  

C-1 (Mengetahui) 

1. Apa nama virus yang saat ini menjadi wabah di banyak negara di dunia saat ini? 

2. Di negara mana COVID-19 pertama kali ditemukan? 

3. Apa nama binatang yang diduga menjadi penyebar COVID-19? 

4. Sebutkan ciri-ciri tempat yang menjadi tempat penyebaran COVID-19? 

5. Sebutkan gejala-gejala orang terkena COVID-19? 

6. Berapa hari masa inkubasi COVID-19? 

7. Sebutkan bahan-bahan yang bisa digunakan untuk membuat hand sanitizer sendiri? 

8. Apa saja bahan-bahan yang dapat digunakan untuk membuat disinfektan sendiri? 

9. Tuliskan 2 (dua) tanaman herbal yang dapat mencegah COVID-19? 

10. Apa saja nama Alat Pengaman Diri (APD) yang digunakan oleh dokter dan perawat saat menangani pasien COVID-19? 

11. Sebutkan 3 (tiga) nama rumah sakit yang menjadi rujukan bagi pasien COVID-19! 

12. Berapa jarak aman antara satu orang dengan orang lain dalam social distancing? 

13. Apa saja hal produktif yang dapat dilakukan jika warga diwajibkan untuk melakukan karantina mandiri di rumah untuk mencegah peredaran COVID-19? 

C-2 (Memahami) 

1. Bagaimana proses penyebaran COVID-19? 

2. Jelaskan penyebab seseorang terpapar COVID 19! 

3. Apa dampaknya jika seseorang yang telah terpapar COVID-19? 

4. Mengapa orang yang telah berstatus Orang Dalam Pemantauan (OPD) COVID-19 harus dikarantina selama 14 hari?

5. Apa akibatnya jika seorang penderita COVID-19 terlambat ditangani oleh tenaga medis? 

6. Mengapa pemerintah menerapkan kebijakan bekerja di rumah, belajar di rumah, dan beribadah di rumah untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19?

7. Apa manfaat bekerja di rumah, belajar di rumah, dan beribadah di rumah yang suka disebut karantina mandiri dalam mencegah penularan COVID-19? 

8. Mengapa sabun cuci tangan lebih efektif membunuh virus atau kuman dibandingkan hand sanitizer? 

9. Mengapa orang disarankan berjemur di pagi hari antara 30 menit sampai dengan 1 jam untuk mengantisipasi terkena COVID-19? 

10. Mengapa masih ada orang yang menimbun masker dan hand sanitizer disaat banyak orang yang lebih membutuhkannya? 

11. Apa sanksi yang pantas diberikan kepada orang yang menimbun masker dan hand sanitizer disaat banyak orang yang membutuhkannya? 

12. Bagaimana sikap kamu misalnya jika ada salah satu anggota keluarga atau tetangga yang terkena COVID-19? 

13. Setujukah kamu dengan kebijakan penutupan tempat ibadah, pasar, dan pusat perbelanjaan untuk mencegah penyebaran COVID-19? Jelaskan alasannya! 

14. Pola hidup bersih dan sehat dapat mencegah penyebaran COVID-19. Mengapa? jelaskan alasannya! 

15. Apa yang harus dilakukan oleh masyarakat dalam mendukung pemerintah menangani COVID-19? 

16. Sebagai manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bagaimana cara kita menyikapi wabah COVID-19? 

17. “Diam di rumah untuk menyelamatkan diri Anda dan orang lain.” Jelaskan maksud kalimat tersebut dikaitkan dengan pencegahan COVID-19! 

18. Dalam menghadapi wabah COVID-19, masyarakat diimbau waspada dan tidak panik. Jelaskan maksudnya! 

19. Apa perbedaan antara Orang Dalam Pemantauan (ODP) dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP)? 

 C-3 (Menerapkan) 

1. Ceritakan cara pencegahan COVID-19 yang di lingkungan tempat tinggalmu! 

2. Ceritakan pola hidup bersih dan sehat di rumahmu! 

3. Bagaimana cara batuk atau bersin yang baik dan beretika, agar tidak menular kepada orang lain? 

4. Bagaimana cara cuci tangan yang efektif untuk menghindari COVID-19? 

5. Deskripsikan cara social distancing yang aman untuk menghindari COVID-19? 

 B. Higher Order Thinking Skills (HOTS)

C-4 (Menganalisis) 

1. Menurut kamu, mengapa terjadi panic buying saat pemerintah mengumumkan COVID-19 telah masuk ke Indonesia? 

2. Mengapa wabah COVID-19 sangat cepat menyebar di Indonesia? 

3. Mengapa pemerintah lebih memilih upaya social distance dan physical distance dibandingkan dengan lockdown? 

4. Apa dampak wabah COVID-19 terhadap perekonomian masyarakat? 

5. Menurut Anda, kelompok masyarakat mana yang perlu diprioritaskan untuk menjadi sasaran rapid test COVID-19? Jelaskan alasannya! 

6. Menurut kamu, mengapa di lapangan sampai banyak terjadi kelangkaan masker dan Alat Pengaman Diri (ADP)? 

7. Menurut kamu, apakah tindakan aparat keamanan membubarkan kerumunan massa untuk mencegah penyebaran COVID-19 adalah langkah yang tepat? Jelaskan alasannya! 

8. Apa yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk menyadarkan masyarakat agar mau diam di rumah dalam waktu tertentu untuk mencegah penyebaran COVID-19? 

9. Setujukan kamu jika para tenaga kesehatan yang menangani pasien COVID-19 diberikan tunjangan khusus oleh pemerintah? Jelaskan alasannya! 

10. Mengapa masyarakat masih banyak yang percaya terhadap HOAKS seputar COVID-19? 

11. Apa dampak HOAKS COVID-19 terhadap keamanan dan ketertiban hidup masyarakat? 

12. Apa yang harus dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi banyak beredarnya HOAKS terkait COVID-19? 

13. Langkah-langkah apa yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk menekan semakin bertambahnya korban COVID-19? 

14. Langkah-langkah apa yang harus dilakukan oleh pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak COVID-19? 

15. Apa yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk menjaga ketersediaan kebutuhan pokok jika suatu saat diberlakukan kebijakan lockdown? 

 C-5 (Mengevaluasi) 

1. Bagaimana sejauh ini kesiapsiagaan pemerintah dalam menangani COVID-19? 

2. Bagaimana kesiapan rumah sakit dalam menangani menangani pasien COVID-19? 

3. Bagaimana kesiapan tenaga medis dalam menangani pasien COVID-19?

4. Bagaimana sejauh ini ketersediaan penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tenaga medis yang menangani pasien COVID-19? 

5. Bagaimana efektivitas saluran cricis center yang dibuat oleh pemerintah dalam memberikan informasi COVID-19 terhadap masyarakat? 

6. Bagaimana efektivitas kebijakan bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan beribadah dari rumah dalam menekan penyebaran COVID-19? 

7. Bagaimana sejauh ini efektivitas upaya social distance dan physical distance yang dilakukan oleh pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19? 

8. Bagaimana tingkat kesadaran masyarakat terhadap kebijakan social distance dan physical distance yang diberlakukan oleh pemerintah? 

9. Bagaimana efektivitas pembatalan berbagai kegiatan yang melibatkan banyak orang sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19? 

10. Bagaimana peran media dalam ikut mensosialisasikan bahaya COVID-19? 

11. Apa kritik dan saran Anda terhadap pencegahan dan penanganan COVID-19 kepada berbagai pihak terkait? 

 C-6 (Mencipta) 

1. Buatlah sebuah video atau poster yang isinya mengkampanyekan kewaspadaan terhadap COVID-19! 

2. Buatlah sebuah video atau poster yang berisi dukungan terhadap pasien COVID-19 untuk bisa sembuh! 

3. Buatlah sebuah video atau poster berisi dukungan dan apresiasi terhadap tenaga kesehatan yang menangani pasien COVID-19!

4. Buatlah sebuah video atau poster yang berisi tutorial cara mencuci tangan baik agar terhindar dari COVID-19! 

5. Buatlah sebuah puisi yang berisi doa dan apresiasi terhadap tenaga kesehatan yang menangani pasien COVID-19! 

6. Buatlah laporan singkat berkaitan tentang aktivitas kamu selama belajar di rumah! 

7. Buatlah sebuah berita atau reportase tentang upaya pencegahan COVID-19 di daerahmu! 

 Sumber : amongguru.com 

 Demikian contoh soal Covid-19 untuk tugas belajar dari rumah. Semoga bermanfaat. Terima Kasih atas kunjungan anda sampai jumpa dengan artikel selanjutnya.
Share:

Definition List

Definition list
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.
Lorem ipsum dolor sit amet
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Popular Posts

Ordered List

  1. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  2. Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  3. Vestibulum auctor dapibus neque.

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.